Pages

Sabtu, 20 Juni 2015



RPL / RKP RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN / KEGIATAN PENDUKUNG BIMBINGAN DAN KONSELING SMP DALAM KURIKULUM 2013

1.      Materi /Topik Bahasan             :        Belajar yang efektif

2.      Bidang Bimbingan                   :        Belajar

3.      Jenis Layanan                          :        Penguasaan Konten

4.             Tujuan Layanan                     :        1. Membantu peserta didik dalam memperbaiki sikap dan perilaku belajar yang jelek       
2. Membantu peserta didik dalam membiasakan perilaku belajar yang baik dan efektif
                                                                        
5.      Fungsi Layanan                       :        Pencegahan

6.      Sasaran Layanan/Semester       :        Kelas VIII/ Ganjil

7.      Tempat Penyelenggaraan         :        Ruang Kelas

8.      Waktu Penyelenggaraan          :        1 X 40 menit

9.      Penyelenggaraan Layanan        :        Guru BK

10.  Metode                                      :        Diskusi, Tanya jawab

11.  Media dan Alat                         :        Power point, LCD, Laptop

12.  Uraian Kegiatan                        :

TAHAP
URAIAN  KEGIATAN
WAKTU
Pembukaan
a.   Salam
b.    Doa sebelum mengikuti layanan
c.    Menanyakan kabar
d.   Kontrak layanan ( kesepakatan layanan ), hari ini kita akan melakukan kegiatan selama 1 jam pelayanan, kita sepakat akan melakukan dengan baik.
5        menit
Kegiatan inti
a.    Peserta didik mengamati tayangan power point tentang  Sikap dan perilaku belajar
b.    Guru BK membagi kelas menjadi 4 kelompok, 1 kelompok 9 orang
c.    Peserta didik mendiskusikan tayangan power point yang ditayangkan dalam kelompok  kecil.
d.   Setiap kelompok diberi tugas mendiskripsikan kembali tentang beberapa belajar yang efektif
e.    Masing-masing anggota kelompok menuliskan Beberapa perilaku yang salah dalam belajar dan cara mengatasinya.
f.     Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas secara bergantian ,kelompok yang lain memberi tanggapan.

30

Penutup
a.     Guru BK memberi kesimpulan materi
b.     Evaluasi : Refleksi hasil , setiap peserta didik menuliskan di kertas yang sudah disiapkan.
c.     Membuat kontrak untuk pertemuan selanjutnya.
5



13.    Sumber Materi                         :        1. Media Bimbingan dan Konseling
                                                                 2.  Buku yang relevan dengan materi
14.    Rencana Penilaian                    :
A.    Laiseg                 
1)      Penilaian proses             : Antusias peserta didik dalam mengikuti kegiatan layanan
a.    Penilaian hasil              : - (Understanding) Pemahaman peserta didik  terhadap belajar   yang efektif    
-   (Comportable) Perasaan yang dialami peserta didik setelah menerima layanan penguasaan konten tentang sikap dan perilaku belajar yang efektif   
-   (Action) Rencana tindakan yang akan  diambil peserta didik setelah menerima layanan ini.
B. Laijapen                             : (Pengamatan terhadap peserta didik dalam waktu 1 minggu  sampai 1 Bulan ). Peserta didik dapat memahami sikap dan perilaku belajar yang benar
C. Laijapan                              : (Pengamatan terhadap peserta didik dalam waktu 1 bulan  sampai 1 semester ). Peserta didik dapat menerapkan dalam belajarnya yang efektif                                                                   
                                                                                                                                                                                                                                                                           Sidoarjo, 15 Juni 2015
Guru BK                                                                                  Mahasiswa
                                   





Suryantiningsih, S.Psi                                                            Alfiyatul Chusnah 
           NIP. 19770127 200902 2 003                                                         NIM 115000074              






Lampiran :1. Uraian Materi


SIKAP DAN PERILAKU BELAJAR
            Perkembangan dunia berjalan semakin cepat. Manusia bekerja semakin baik. Persoalan yang muncul semakin rumit. Anda memerlukan berbagai ketrampilan yang baru. Bukan hanya sebagai alat untuk meraih kemampuan. Namun untuk berada di suatu tempat, anda dituntut untuk tahu bagaimana menjaga posisi, karena itu, jangan berhenti belajar.
            Dari hari ke hari, manusia akan menemukan cara-cara terbaik bagi hidup mereka. Rahasia alam ini terlalu Maha besar untuk dimengerti. Kita tidak harus mengetahui semua jawaban, namun kita harus berusaha tahu apa yang terbaik bagi hidup kita. Untuk itu kita harus belajar seumur hidup.
            Untuk membuat belajar ini lebih bermakna, maka semua ini tidak lepas dari proses belajar, belajar  merupakan suatu proses dari seorang individu yang berupaya mencapai tujuan belajar atau yang biasa disebut hasil belajar, yaitu suatu bentuk perubahan perilaku yang relatif menetap.
Bagaimana Membuat belajar yang efektif ?
 Pengertian Belajar
Pertanyaan yang tampaknya sederhana, namun dibalik makna yang tersimpan didalam pertanyaan itu sebenarnya tidaklah sederhana seperti yang diduga. Hal ini tidak terlepas dari tujuan  belajar dan untuk apa  belajar.
            Jawabnya adalah untuk memperoleh pengetahuan yang sebanyak-banyaknya agar tidak dikatakan sebagai orang yang bodoh. Kata “ bodoh’ sangat tidak enak didengar bahkan sangat menyakitkan serta untuk menyudutkan orang pada derajat yang rendah. Ilmu itu sangat luas. Dunia ini penuh misteri. Sebagian besar misteri dunia ini akan tersingkap  dengan  melakukan kegiatan belajar.
Thursan Hakim (2000:1) mengemukakan bahwa belajar adalah suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia, dan perubahan tersebut Deampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, keterampilan, daya pikir, dll. Hal ini berarti bahwa peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seseorang diperlihatkan dalam bentuk bertambahnya kualitas dan kuantitas kemampuan seseorang dalam berbagai bidang. Dalam proses belajar, apabila seseorang tidak mendapatkan suatu peningkatan kualitas dan kuantitas kemampuan, maka orang tersebut sebenarnya belum mengalami  proses belajar atau dengan kata lain ia mengalami kegagalan di dalam proses belajar.
Belajar yang efektif dapat membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan yang diharapkan sesuai dengan tujuan instruksional yang ingin dicapai. Untuk meningkatkan prestasi belajar yang baik perlu diperhatikan kondisi internal dan eksternal. Kondisi internal adalah kondisi atau situasi yang ada dalam diri siswa, seperti kesehatan, keterampilan, kemapuan dan sebagainya. Kondisi eksternal adalah kondisi yang ada di luar diri pribadi manusia, misalnya ruang belajar yang bersih, sarana dan prasarana belajar yang memadai.
Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam belajar, untuk mencapai hasil yang maksimal adalah  sebagai  berikut:
aa. Keadaan jasmani
Belajar memerlukan tenaga atau keadaan jasmani yang sehat.
bb. Keadaaan emosional dan sosial
Keadaan emosional harus senantiasa dijaga, agar tetap stabil. Siswa yang merasa jiwanya tertekan, selalu dalam keadaan takut akan gagal, mengalami kegoncangan karena emosi-emosi yang kuat tidak dapat belajar efektif. Apalagi siswa yang tidak disukai temannya, dia  akan menemui kesulitan belajar.
cc.  Keadaan Lingkungan
Tempat belajar hendaknya tenang, jangan diganggu oleh pengaruh-pengaruh sekitar
dd. Memulai Belajar
Pada permulaan belajar sering dirasakan kelambatan/malas, keengganan melakukan aktifitas. Kalau perasaan kuat, belajar itu sering diundurkan, malahan tak dikerjakan. Untuk mengatasi, mulailah waktu belajar tepat sesuai jadual rutin, misalnya; pukul tujuh tepat untuk memulai belajar dan diakhiri sesuai dengan kebutuhan waktu belajar.
ee.  Membagi tugas
Sebelum memulai belajar lebih dahulu menentukan apa yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. Jangan melakukan belajar terlampau berat untuk diselesaikan . Hendaknya kegiatan belajar direncanakan  sesuai jadual kegiatan sehari-hari siswa,  sehingga beban belajar terasa ringan dengan penuh semangat belajar.
f.f.  Menggunakan Waktu
Menghasilkan sesuatu hanya mungkin jika kita gunakan waktu dengan efisien. Waktu lewat sudah hilang dan takkan kembali lagi. Janganlah banyak membuang waktu terbuang sia-sia tanpa digunakan untuk belajar ataupun mengerjakan sesuatu yang berarti. Selesaikan tugas sekarang dan jangan sering diundur.
gg. Adakan Kontrol
Evaluasilah pada akhir belajar, berapa banyak pelajaran yang telah dikuasai. Lakukan perbaikan pada bidang yang kurang diperbaiki. Kemampuan intelektual siswa sangat menentukan keberhasilan siswa dalam memperoleh prestasi. Untuk mengetahui berhasil tidaknya seseorang dalam belajar maka perlu dilakukan suatu evaluasi, tujuannya untuk mengetahui prestasi yang diperoleh siswa setelah proses belajar mengajar berlangsung.
Adapun prestasi dapat diartikan hasil diperoleh karena adanya aktivitas belajar yang telah dilakukan. Namun banyak orang beranggapan bahwa yang dimaksud dengan belajar adalah mencari ilmu dan menuntut ilmu.
Ada lagi yang lebih khusus mengartikan bahwa belajar adalah menyerap oengetahuan. Belajar adalah perubahan yang terjadi dalam tingkah laku manusia. Proses tersebut tidak akan terjadi apabila tidak ada sesuatu yang mendorong pribadi yang bersangkutan.
Prestasi belajar merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar, karena kegiatan belajar merupakan proses, sedangkan prestasi merupakan hasil dari proses belajar
           
           

 
Lampiran : 2 Lembar Kerja Siswa
1.      Apa yang dimaksud dengan belajar ?
2.      Sebutkan kondisi yang mempengaruhi belajar !
3.      Hal-hal apa yang perlu diperhatikan dalam belajar !


No
Pernyataan
Ya
Tidak
1
Peserta didik dapat menyebutkan difinisi belajar


2
Peserta didik dapat menyebutkan kondisi yang mempengaruhi beljar


3
Peserta didik dapat hal-hal yang perlu perhatian dalam belajar